Hujan lebat siang ini di Desa Batungsel tidak menghentikan 4 orang guru, satu orang tua dan admin Luh Gede, Koordinator bagian Pendidikan serta Maya, untuk datang menghadiri paum bulanan. Rapat kali ini bertujuan untuk evaluasi kegiatan satu bulan lalu. Hasilnya?:
1. Pekerjaan sekolah dianggap perlu agar siswa dapat juga mengembangkan ketrampilan belajar mandiri. Tapi bila mereka menghadapi kesulitan dan tidak ada yang dapat membantu di rumah, siswa dapat membawa PRnya ke sekolah untuk mendapat bimbingan dari guru. Diharapkan siswa tidak takut datang ke sekolah karena tidak membuat PR.
2. Buku pegangan (buku teks pelajaran) sangat diperlukan baik oleh siswa maupun guru. Sampai sekarang kita belum bisa membelinya sekaligus. Pengadaan akan di coba dilakukan secara bertahap memfotokopi karena biayanya lebih murah.
3. WC dan perbaikan dapur menjadi terasa sangat penting. saat ini masih menumpang tetangga. Akan diusahakan untuk membangunnya dengan prioritas utama WC.
4. Guru/tutor ingin segera mempergunakan lahan untuk menanam buncis, cabe dan sayuran lain. Pak Nengah sangat antusias. Akan segera di tanggapi setelah berkoordinasi dengan koordinator kebun.
5. Rapat menyetujui untuk snack, akan diusahakan mengolah bahan mentah menjadi bahan masak untuk dikonsumsi dan tidak akan memasukkan snack bungkusan dari luar (semacam chiki karena menimbulkan sampah dan tidak bermanfaat bagi tubuh)
6. Selain kekurangan di atas, semuanya merasa menikmati kegiatan ini. Untuk para Tutor, kegiatan ini juga dianggap sebagai bakti kepada masyarakat yang didukung oleh kepala sekolah masing-masing ditempat mereka mengajar sebagai guru tetap.
7. Terakhir, usulan dari orang tua, secara perlahan siswa perlu diberikan seragam. Semua menyukai ide ini dan rencananya pak Elik akan mengusahakannya dengan menggunakan uang sekolah bulanan, setelah terkumpul dan pada saat yang mudah-mudahan tidak lama lagi.
Rapat diakhiri dengan sharing mengenai pemahaman Perinsip Pelaksanaan Kurikulum (Permendiknas RI no. 22 tahun 2006) menurut Standar Pendidikan Nasional.
Diharapkan kegiatan semacam ini menjadi agenda tetap dalam setiap rapat bulanan, sebagai pembelajaran bersama.
Sunday, October 12, 2008
Sunday, August 31, 2008
Kelas Kejar Paket B1, memulai kegiatannya
Hari ini, boleh dibilang 'soft opening' PPK Batukau dengan jumlah murid program Kejar Paket B1, 5 anak, semuanya dari desa Batungsel. Mulai besok, 1 September 2008 pendaftaran dibuka lebih luas, artinya anak dari desa lainnya juga bisa mendaftarkan diri. Jumlah maksimal murid adalah 15 anak diutamakan untuk yang berusia 15 th ke bawah. Selamat buat adik adik dan selamat juga buat orang tua mereka yang semuanya bersedia bergabung dalam Persatuan Orang tua Murid. Mereka akan mengadakan rapat 1 kali dalam 1 kuartalnya dan akan membantu penyelenggaraan kegiatan tahunan yang masih akan direncanakan. Selamat buat staff pengajar serta staff admin lainnya.
Wednesday, August 27, 2008
Yayasan Membina Api Cinta Kasih
Tujuan yayasan adalah untuk berperan serta bagi perkembangan Indonesia melalui kegiatan-kegiatan pendidikan dan lingkungan hidup. Sesuai dengan Akta Pendirian, yayasan akan mencapai tujuan tersebut melalui:
- Program program pendidikan baik formal maupun non-formal
- Penelitian dan pengembangan proyek kegiatan dalam bidang pendidikan dan sain lingkungan hidup
- Pengembangan perpustakaan anak-anak
- Bekerjasama dengan institusi pendidikan lainnya dalam bidang pelatihan guru, pengembangan profesionalisme serta pengembangan sumber daya
- Penerbitan materi materi edukatif
Thursday, August 21, 2008
Batungsel Sustainable Development Project
Fase pertama program kami adalah sebuah Pilot Project. Kami berharap dapat mengembangkan fase ini menjadi fase yang lebih permanen sifatnya, dalam waktu 2 atau 3 tahun ke depan. Tujuan kami adalah mencapai tingkat tertentu kemandirian yang berkelanjutan dalam fase ke dua perkembangannya dengan harapan kami dapat mendanai kegiatan ini menggunakan pinjaman lunak dan bukan hanya grants. Pada tahap sekarang ini jelas lahan yang kami tempati tidak cukup untuk memberikan keuntungan yang cukup untuk mencapai hidup yang berkelanjutan. (10 ara atau 1000 m2)
Target kegiatan. Berdasarkan pengalaman dan observasi kami memusatkan usaha kami pada hal hal berikut, diantaranya:
Vocational (ketrampilan hidup),
Kami melihat adanya kebutuhan jenis pendidikan ketrampilan, berpusat langsung pada kebutuhan orang-orang desa. Maksudnya adalah mengajarkan ketrampilan yang berguna menopang kehidupan mereka. Karena dasar pengalaman kami, hal ini berarti perhatian akan diberikan pada pembelajaran kegiatan 2 hidup berkesinambungan, sistim bercocok tanam organik, manajemen air dan sebagainya.
Kami juga bekerja sama dengan Diknas Tabanan dan Pupuan dengan harapan anak-anak drop out bisa mendapatkan ijazah untuk pendidikannya. Untuk itulah saat ini kami menggunakan program kejar paket B.
Sustainable (berkelanjutan/berkesinambungan);
Kami memiliki pengalaman tentang permakultur dan sistim pertanian integratif yang sangat cocok untuk sistim pertanian ang berlaku di sini. Kami juga sekaligus memiliki tujuan untuk meningkatkan nutrisi dan memperbaiki kapasitas mencari penghidupan secara finansial. Program gizi dan memasak sangat cocok dengan program ketrampilan hidup serta pertanian terintegrasi.
Koperasi Simpan Pinjam Bali Asli
Unit simpan pinjam bali asli yang sudah berjalan sedang dalam taraf pengembangan konsep dengan jangkauan lebih luas. Mudah-mudahan, update berikutnya sudah dapat kami beri gambaran yang lebih pasti
Persatuan Pencinta Alam Batungsel
Kegiatan yang berakar di kehidupan adat desa ini, juga sedang dikembangkan konsep organisasinya agar dapat hidup berkesinambungan. Tunggu update berikut
PPK Batukau
Pusat Pendidikan Ketrampilan Batukau adalah tempat untuk anak-anak desa Batungsel dan sekitarnya, belajar menggunakan kurikulum Kejar Paket B untuk kelas 7/1SMP.
Pada akhir masa belajarya (3 tahun) siswa akan mengikuti Ujian Nasional untuk mendapatkan Ijazah pendidikan SMP yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang yang lebih tinggi baik SMA ataupun Kejar Paket C.
Target kegiatan. Berdasarkan pengalaman dan observasi kami memusatkan usaha kami pada hal hal berikut, diantaranya:
Vocational (ketrampilan hidup),
Kami melihat adanya kebutuhan jenis pendidikan ketrampilan, berpusat langsung pada kebutuhan orang-orang desa. Maksudnya adalah mengajarkan ketrampilan yang berguna menopang kehidupan mereka. Karena dasar pengalaman kami, hal ini berarti perhatian akan diberikan pada pembelajaran kegiatan 2 hidup berkesinambungan, sistim bercocok tanam organik, manajemen air dan sebagainya.
Kami juga bekerja sama dengan Diknas Tabanan dan Pupuan dengan harapan anak-anak drop out bisa mendapatkan ijazah untuk pendidikannya. Untuk itulah saat ini kami menggunakan program kejar paket B.
Sustainable (berkelanjutan/berkesinambungan);
Kami memiliki pengalaman tentang permakultur dan sistim pertanian integratif yang sangat cocok untuk sistim pertanian ang berlaku di sini. Kami juga sekaligus memiliki tujuan untuk meningkatkan nutrisi dan memperbaiki kapasitas mencari penghidupan secara finansial. Program gizi dan memasak sangat cocok dengan program ketrampilan hidup serta pertanian terintegrasi.
Koperasi Simpan Pinjam Bali Asli
Unit simpan pinjam bali asli yang sudah berjalan sedang dalam taraf pengembangan konsep dengan jangkauan lebih luas. Mudah-mudahan, update berikutnya sudah dapat kami beri gambaran yang lebih pasti
Persatuan Pencinta Alam Batungsel
Kegiatan yang berakar di kehidupan adat desa ini, juga sedang dikembangkan konsep organisasinya agar dapat hidup berkesinambungan. Tunggu update berikut
PPK Batukau
Pusat Pendidikan Ketrampilan Batukau adalah tempat untuk anak-anak desa Batungsel dan sekitarnya, belajar menggunakan kurikulum Kejar Paket B untuk kelas 7/1SMP.
Pada akhir masa belajarya (3 tahun) siswa akan mengikuti Ujian Nasional untuk mendapatkan Ijazah pendidikan SMP yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang yang lebih tinggi baik SMA ataupun Kejar Paket C.
Subscribe to:
Posts (Atom)